Wacana fatwa Haram MUI tentang BBM Bersubsidi


Banyak pro dan kontra seputar wacana fatwa haram yang dikeluarkan MUI tentangpemakaian BBM bersubsidi oleh orang yang mampu.Meskipun masih sekedar wacana, namun rencana fatwa MUI yang mengharamkan orang kaya membeli BBM bersubsidi menuai banyak kritik. Menurut Sosiolog, Musni Umar, dikeluarkannya fatwa tersebut merupakan hal yang sia-sia.

“Kalau sampai dikeluarkan (fatwa MUI), saya yakin tidak ada efektifitasnya,” kata Musni Umar, saat dihubungi detikcom, Rabu (29/6/2011).

Menurutnya, wajar saja jika masyarakat membeli sesuatu yang murah tidak bergantung pada status sosialnya apakah kaya atau miskin. Sebaiknya pemerintah merasionalkan harga BBM dengan tidak berpatokan pada standar internasional.

“Pemerintah dan Kementerian Ekonomi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara terbuka membuka kepada publik biaya produksi dan margin keuntungannya berapa sehingga rakyat akan dengan sukarela membayarnya,” jelasnya.

Musni menambahkan, sebelum dibuat fatwa sebaiknya disurvei dan dikaji ulang terlebih dahulu kenapa dan apa yang mendorong masyarakat melakukan itu. Hal ini dimaksudkan agar MUI mempunyai independensi dan otoritas yang tegas sehingga fatwa yang akan dikeluarkan murni untuk kepentingan bangsa. Ia pun menyarankan agar MUI lebih menekankan pada fatwa moral karena sekarang ini moral bangsa Indonesia mengalami degradasi yang luar biasa.

“Itu yang harus difokuskan,” tuturnya.

 

sumber :detiknews

, , ,

  1. Tinggalkan komentar

tinggalkan jejak di sini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: